Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Ini Enam Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Tangki Septik Warga Tidak Cepat Penuh

Ini Enam Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Tangki Septik Warga Tidak Cepat Penuh

  • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
  • visibility 33
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengolahan Air Limbah Domestik (PALD) Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa,Dony Hermawansyah menyebutkan, ada 6 hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat agar tangki septik milik warga tidak cepat penuh.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah, jangan sampai membuang sampah pada kloset. Bukan hanya sampah saja, namun juga barang-barang apapun yang tak mudah larut dalam air sangatlah dilarang untuk dibuang ke dalam kloset.

Dicontohkannya, barang-barang tersebut seperti halnya pasir, popok, pembalut, tisu basah, tanah, sampah makanan ataupun benda-benda padat lainnya.

“Jangan pernah membuang sampah apapun ke dalam kloset. Barang-barang yang tak mudah larut dalam air akan menghambat saluran buang. Buanglah sampah di tempatnya,” ujarnya.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah, tidak membuang air sabun, baik dari aktivitas mandi ataupun aktivitas rumah tangga kedalam tangki septik. Sebab, air tersebut mengandung banyak zat kimia yang dapat menyebabkan mikroba pengurai atau makhluk pengurai yang ada di dalam tangki septik cepat mati. Padahal, mikroba pengurai ini berperan penting dalam mengurai limbah.

Selain itu, dengan membuang air bekas aktivitas mandi ataupun bekas kegiatan rumah tangga juga akan membuat tangki septik cepat penuh.

Hal yang ketiga yang harus diperhatikan adalah memastikan lokasi tanah yang digunakan untuk bak resapan tangki septik konvensional memiliki daya resap yang tinggi agar tak cepat penuh. Pilih lokasi yang tidak kedap air. Bilamana lokasi yang akan dijadikan bak penampungan banyak mengandung tanah liat, sebaiknya mencari lokasi lainnya.

“Jenis tanah yang digali untuk bak resapan sebaiknya jangan yang kedap air. Tanah liat misalnya, hindari dijadikan bak resapan karena air tak bisa meresap,” terangnya.

Hal selanjutnya adalah melakukan analisa tentang kebutuhan besaran tangki septik dengan menghitung jumlah penghuni rumah. Hal ini tentu juga menjadi faktor yang penting. Sebab, dengan ukuran bak penampungan yang disesuaikan, tentu juga akan mempengaruhi jangka waktu tangki septik dapat penuh.

Hal kelima adalah tidak membuang sisa minyak goreng atau makanan berlemak ke dalam kloset. Sebab, minyak dan lemak ini dapat mengeras ketika terkena air dingin. Sehingga, hal ini tentunya dapat menghambat saluran hingga kemudian menyumbat saluran pipa kloset.

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah dengan melakukan perawatan pada tangki septik. Perawatan ini seperti halnya melakukan penyedotan terjadwal dengan menyesuaikan kapasitas maupun intensitas penggunaan tangki septic. (Red)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Sumbawa Grebek “Kampung Narkoba” Desa Serading

    Polres Sumbawa Grebek “Kampung Narkoba” Desa Serading

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • visibility 66
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Polres Sumbawa melakukan operasi besar-besaran di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir. Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., pada Selasa (26/08/2025) ini berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku dan menyita puluhan poket sabu. Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K, dalam operasi ini menyampaikan “Operasi ini […]

  • Pemda Sumbawa Atensi Khusus Izin Tambak Udang yang Beroperasi

    Pemda Sumbawa Atensi Khusus Izin Tambak Udang yang Beroperasi

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa, akan memberikan atensi khusus terhadap izin tambak udang yang beroperasi. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan cek lapangan. “Kita perlu melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan mana saja tambak udang yang sudah memiliki izin baik itu UKL-UPL maupun AMDAL sebagai syarat mereka melakukan aktivitas usaha,” […]

  • BPBD Sumbawa Salurkan Air Bersih ke Terdampak Kekeringan

    BPBD Sumbawa Salurkan Air Bersih ke Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • visibility 62
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa memperkirakan sekitar 34.807 jiwa akan terdampak kekeringan jelang puncak musim kemarau. Berdasarkan data yang ada, sebanyak 12 kecamatan dengan 29 desa dan 73 dusun terdampak kekeringan. Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 8.723 atau sekitar 34.807 jiwa. Meskipun data tersebut berasal dari tahun sebelumnya, BPBD […]

  • Alami Penurunan, Dislutkan Sumbawa Upaya Kembangkan Lokasi Produk Rumput Laut

    Alami Penurunan, Dislutkan Sumbawa Upaya Kembangkan Lokasi Produk Rumput Laut

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Kelautan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, mengaku produksi rumput laut selama tahun 2025 cenderung turun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mengakibatkan banyak pembudidaya beralih ke komoditas lain. “Selama tahun 2025 produksi kita hanya mencapai sekitar 147.000 ton sedangkan di tahun 2024 produksi kita bisa mencapai angka 300.000-400.000 ton,” kata Kepala dislutkan melalui […]

  • Penurunan Angka Kemiskinan Jadi Prioritas Pemda Sumbawa

    Penurunan Angka Kemiskinan Jadi Prioritas Pemda Sumbawa

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemda Sumbawa menggelar rapat koordinasi dalam rangka membahas penanggulangan angka kemiskinan. Rapat yang berlangsungi di Aula Bappeda Sumbawa, Kamis (28/08/2025) pagi kemarin, dibuka oleh oleh Wakil Bupati Sumbawa_Drs. H. Mohamad Ansori. Hadir pada rapat tersebut, Wakil Gubernur NTB masa jabatan 2009-2013 yang juga merupakan mantan ketua Penanggulangan kemiskinan tingkat provinsi NTB Ir. […]

  • Wabup Sumbawa Nilai Koperasi Merah Putih Langkah Konkret Pemerintah Bantu Pengusaha Kecil

    Wabup Sumbawa Nilai Koperasi Merah Putih Langkah Konkret Pemerintah Bantu Pengusaha Kecil

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id — Wakil Bupati Sumbawa menyampaikan dukungannya terhadap kehadiran Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumbawa. Ia menilai koperasi ini menjadi peluang strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. “Adanya Koperasi Merah Putih ini sangat membantu usaha-usaha masyarakat. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang ada […]

expand_less