Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Alami Penurunan, Dislutkan Sumbawa Upaya Kembangkan Lokasi Produk Rumput Laut

Alami Penurunan, Dislutkan Sumbawa Upaya Kembangkan Lokasi Produk Rumput Laut

  • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Kelautan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, mengaku produksi rumput laut selama tahun 2025 cenderung turun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mengakibatkan banyak pembudidaya beralih ke komoditas lain.

“Selama tahun 2025 produksi kita hanya mencapai sekitar 147.000 ton sedangkan di tahun 2024 produksi kita bisa mencapai angka 300.000-400.000 ton,” kata Kepala dislutkan melalui Kabid Budidaya Perikanan, Naeli Zakiyah, Rabu (11/2/2026).

Penurunan produksi itu,terjadi lantaran ada beberapa sentra produksi yang tidak berproduksi rumput laut lagi. Bahkan dari puluhan lokasi sentra produksi hanya sebagian kecil saja yang masih bisa bertahan sampai saat ini.

“Kita ambil contoh di sentra produksi yang berada dalam di Tanjung Bele, mereka tidak lagi produksi rumput lantaran bibit yang ditanam tersebut banyak yang rontok dan rusak,” ucapnya.

Neli menyebutkan, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan rumput laut tersebut rusak dan rontok. Beberapa faktor tersebut diantaranya kualitas air termasuk kualitas benih yang tidak tahan terhadap perubahan iklim perairan laut.

“Jadi, benih yang ada di kita (Sumbawa) saat ini jarang diperbaharui lagi sehingga tidak tahan terhadap perubahan suhu perairan yang ada saat ini,” ujarnya.

Selain faktor tersebut lanjutnya, harga yang cenderung murah saat itu menjadi tantangan bagi para pembudidaya untuk melakukan penanaman. Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya harga rumput laut Sumbawa bisa menyentuh angka Rp20.000 hingga Rp28.000 per kilogram yang diambil dari petani langsung.

“Memang dulu harganya tinggi, tetapi di tahun 2025 harga tertinggi kita hanya di angka Rp15.000 per kilogram sementara untuk biaya bibit berkisar di angka Rp4.000-Rp5.000 per kilogram,” jelasnya.

Ia pun tidak menampik meski ada beberapa sentra produksi yang tidak aktif, justru ada lokasi baru yang mulai melakukan aktivitas usaha budidaya. Salah satunya berada di Labuhan Ujung, Tanjung Bila, dan

“Saat ini di Labuhan Kuris yang dulunya sangat masif sudah tidak ada lagi aktivitas budidaya. Faktor utamanya karena banyak penggunaan potasium untuk penangkapan ikan di sekitar lokasi budi daya,” ujarnya.

Pemerintah pun berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi lahan untuk budidaya rumput laut. Hal itu dilakukan lantaran untuk budi daya rumput laut masuk dalam salah satu program strategi nasional (PSN).

“Kami akan terus berupaya mengembangkan lokasi produksi rumput laut. Karena masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk program budidaya tersebut,” pungkasnya. (02)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan Lopok Dominasi Raihan Medali Bulutangkis di Porkab Sumbawa 2025

    Kecamatan Lopok Dominasi Raihan Medali Bulutangkis di Porkab Sumbawa 2025

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Kecamatan Lopok menjadi juara umum pada Cabang Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sumbawa 2025. Dari 5 mata lomba yang dipertandingkan, Lopok dapat merahi 3 emas dan 1 perunggu. Sementara untuk posisi kedua diraih Kecamatan Sumbawa dengan 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu. Sementara diposisi ketiga Kecamatan […]

  • Berprogres, Pengerjaan Jalan Batudulang – Tepal di Angka 1,2 Persen

    Berprogres, Pengerjaan Jalan Batudulang – Tepal di Angka 1,2 Persen

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa memastikan proyek pengerjaan Jalan Batudulang – Tepal melalui Inpres Jalan Daerah (IJD) terus memiliki progres positif. Meskipun capaiannya baru di angka 1,2 persen dari total panjang ruas jalan 8,1 kilometer. “Memang progres pengerjaan saat ini masih cukup kecil khususnya di segmen Batudulang- Punik karena masih dalam tahap pematokan dan pengeprasan […]

  • Program Sumbawa Hijau Lestari Diwujudkan dengan Penanaman Ratusan Bibit Pohon

    Program Sumbawa Hijau Lestari Diwujudkan dengan Penanaman Ratusan Bibit Pohon

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam. Hingga Maret 2026, program unggulan “Sumbawa Hijau Lestari” telah berhasil menanam sebanyak 264.645 bibit pohon yang tersebar di 24 kecamatan, mencakup wilayah dari hulu hingga hilir. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Binongko, ST., […]

  • Pemkab Sumbawa Terbitkan Edaran Penanganan Sampah

    Pemkab Sumbawa Terbitkan Edaran Penanganan Sampah

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa menerbitkan surat edaran (SE) terkait upaya penanganan sampah dalam upaya mewujudkan Sumbawa Asri. Program ini diharapkan berjalan maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder. “Inilah yang kami tindaklajuti, makanya hari ini (kemarin, red) kami mengeluarkan surat edaran terkait dengan gerakan Indonesia Asri untuk Kabupaten Sumbawa akan dimulai hari ini (Jumat),” kata Wakil […]

  • BPBD Sumbawa Berikan Bantuan Logistik Kepada Korban Kebakaran

    BPBD Sumbawa Berikan Bantuan Logistik Kepada Korban Kebakaran

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban kebakaran yang terjadi di Kampung Cemes, Kelurahan Pekat, Kecamatan Sumbawa, Jumat malam (3/10/2025). Musibah tersebut menghanguskan satu unit rumah baru, merusak berat satu bangunan kos, serta berdampak pada dua rumah warga lainnya. Api yang cepat membesar menyulitkan tim Damkar […]

  • Usulan Pengembangan Tambak Garam Rakyat, Pemda Sumbawa Tunggu Hasil FS

    Usulan Pengembangan Tambak Garam Rakyat, Pemda Sumbawa Tunggu Hasil FS

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa mengaku masih menunggu hasil evaluasi Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan yang dilakukan pemerintah terhadap lahan yang diusulkan sebagai lokasi pengembangan tambak garam rakyat. “Evaluasi yang saat ini dilakukan untuk memastikan layak atau tidak. Karena untuk tambak garam posisinya harus berada di bawah 15 MDPL kalau di atas gak bisa,” […]

expand_less