Bupati Sumbawa Dukung Pengembangan Kopi Asal Sumbawa
- calendar_month Sab, 11 Okt 2025
- visibility 67
- comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., meninjau sentra penyemaian bibit kopi di Desa Lawin, Kecamatan Ropang, Sabtu (11/10/2025). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan kerja Bupati ke wilayah selatan Kabupaten Sumbawa, dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan mengembangkan komoditas unggulan daerah.
Di lokasi kunjungan, Bupati Jarot melihat secara langsung proses pembibitan yang saat ini tengah menyiapkan sekitar 35 ribu bibit kopi dari tiga varietas unggulan: Arabika, Robusta, dan Liberika. Varietas Liberika menjadi perhatian khusus karena mampu tumbuh optimal di dataran rendah, menjadikannya peluang baru bagi wilayah selatan Sumbawa dalam pengembangan tanaman kopi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani dan masyarakat Desa Lawin atas inisiatif mereka dalam mengembangkan budidaya kopi. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa melalui diversifikasi komoditas pertanian.
“Kopi Sumbawa memiliki potensi luar biasa. Dengan adanya varietas baru seperti Liberika, peluang bagi daerah dataran rendah untuk menanam kopi berkualitas semakin terbuka. Ini langkah besar menuju ekonomi yang lebih beragam,” ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memperkuat ekosistem industri kopi lokal, mulai dari pembibitan, pendampingan teknis, hingga akses ke pasar nasional dan internasional.
“Kita ingin suatu saat nanti orang mengenal Sumbawa bukan hanya karena kuda dan jagungnya, tetapi juga karena kopinya. Ini bukan sekadar mimpi, tapi visi yang bisa kita wujudkan bersama,” tegasnya.
Selain meninjau lokasi pembibitan, Bupati Jarot juga berdialog dengan kelompok tani mengenai kendala yang dihadapi dalam proses penyemaian dan distribusi bibit. Ia berjanji akan menugaskan Dinas Pertanian dan Dinas Perdagangan untuk memberikan dukungan teknis, peningkatan kualitas bibit, pelatihan budidaya, serta fasilitasi pemasaran hasil panen ke tingkat provinsi dan nasional.
“Pemerintah akan hadir mendampingi petani, agar hasil kopi Sumbawa tidak hanya dikenal di pasar lokal, tapi juga mampu bersaing di pasar nasional dan ekspor,” pungkasnya. (Red)
- Penulis: obygera




Saat ini belum ada komentar