Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Pemda Sumbawa Siapkan Skema Lelang Komoditi Unggulan

Pemda Sumbawa Siapkan Skema Lelang Komoditi Unggulan

  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah menyiapkan strategi khusus untuk menekan laju kebocoran nilai tambah dari sejumlah komoditas unggulan yang ada di daerah. Salah satunya dengan menyiapkan skema lelang komoditi unggulan, sehingga pendapatan asli daerah bisa mengalami peningkatan.

“Ada sekitar Rp20,6 triliun kekayaan komoditas unggulan yang kita miliki tetapi semua itu mengalir ke luar daerah sebagai bahan mentah. Sehingga tidak memberikan nilai tambah terhadap pendapatan daerah,” kata Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Andi Kusmayadi, Kepada Suara NTB, Senin (30/3).

Potensi yang sangat besar tersebut sangat tidak sebanding dengan apa yang didapatkan daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, faktor kerusakan ekosistem pesisir, infrastruktur jalan, degradasi lahan, dan potensi konflik sosial juga menjadi tantangan saat ini.

“Kebocoran nilai tambahnya sangat banyak sementara PAD yang kita dapatkan hanya satu tetes saja. Makanya kami akan mencoba mengintegrasikan dalam bentuk infrastruktur lelang,” ucapnya.

Ia menjelaskan, lelang komoditi unggulan daerah akan dimasukkan dalam bentuk digital sebagai pembentuk PAD. Hal tersebut dilakukan agar lobang-lobang kebocoran yang terjadi selama ini bisa tertutup dan pendapatan daerah juga akan meningkat.

“Jadi, secara regulasi asetnya termanfaat secara baik, kemitraan bisnisnya jalan sehingga pendapatan daerah juga akan lebih meningkat dari sektor tersebut,” tukasnya.

Ia menegaskan apabila hal itu mampu diintegrasikan secara baik dan maksimal, maka dari nilai produksi rata-rata delapan komoditas unggulan sebesar Rp20.456.579.062.456,maka daerah bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 462.678.381.666.

Berdasarkan data yang dihimpun Suara NTB, nilai produksi dari sejumlah komoditas unggulan daerah yang keluar dari Sumbawa mencapai Rp20,6 triliun. Angka tersebut belum termasuk komoditas lainnya yang meninggalkan dampak eksternalitas (kerusakan air laut, degradasi lingkungan, kerusakan fasilitas umum, konflik sosial).

Di komoditas unggulan daerah dari hasil budidaya Udang Vaname dengan nilai produksi rata-rata Rp 10.163.825.000.000, dengan tarif pajak 2,5 persen. Maka daerah bisa mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 254.095.625.000.

Hasil dari budidaya rumput laut dengan nilai produksi rata-rata Rp2.370.311.683.333, dengan tarif pajak 2,5 persen. Maka daerah akan mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 59.257.792.083,

Hasil pertanian jagung pipilan kering dengan nilai produksi rata-rata Rp 2.942.671.437.488, dengan tarif pajak 2 persen,maka daerah mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 58.853.428.750. Hasil pertanian padi dengan nilai produksi rata-rata Rp 1.577.854.112.520, dengan tarif pajak 2 persen daerah mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 31.557.082.250.

Hasil ternak sapi hidup dengan nilai produksi rata-rata Rp 2.097.734.350.000, dengan tarif pajak 1 persen, maka daerah bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 20.977.343.500. Hasil pertanian bawang merah dengan nilai produksi rata-rata Rp 827.842.129.125 dengan tarif pajak 2 persen maka daerah mendapatkan PAD sebesar Rp 16.556.842.583.

Hasil perkebunan kopi dengan nilai produksi rata-rata Rp 81.225.000.000, dengan tarif pajak 2 persen, maka daerah mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 1.624.500.000. Termasuk juga ikan hasil tangkap dengan nilai produksi rata-rata sebesar Rp 395.115.350.000, dengan tarif pajak 5 persen maka daerah bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 19.755.767.500. (02)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikbud Sumbawa Rencanakan BDR Bagi Sekolah Terdampak Bencana

    Dikbud Sumbawa Rencanakan BDR Bagi Sekolah Terdampak Bencana

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa memberlakukan sistem Belajar Dari Rumah (BDR) bagi sekolah yang terdampak bencana alam angin puting beliung. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dikbud Sumbawa Budi Sastrawan, kepada wartawan, Senin (26/01/2026) di ruang kerjanya. Disebutkan, untuk saat ini pihaknya mencatat ada tiga sekolah yang terdampak bencana angin puting […]

  • IPLT Raberas Sumbawa Jadi Percontohan Penanganan Limbah NTB

    IPLT Raberas Sumbawa Jadi Percontohan Penanganan Limbah NTB

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • visibility 54
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) Raberas di Kabupaten Sumbawa mendapat apresiasi tinggi dari Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Fasilitas yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Kabupaten Sumbawa ini dinilai telah memenuhi standar sebagai model pengelolaan limbah tinja dan […]

  • Bupati Sumbawa Tinjau Lokasi Penanaman 1.000 Pohon Ketapang Kencana di Labuhan Badas dan Moyo Hilir

    Bupati Sumbawa Tinjau Lokasi Penanaman 1.000 Pohon Ketapang Kencana di Labuhan Badas dan Moyo Hilir

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • visibility 119
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id — Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap kelestarian lingkungan, Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, M.P., melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi penanaman 1.000 pohon Ketapang Kencana, Senin (28/7/25). Kegiatan ini berlangsung di lahan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa yang berlokasi di Karang Dima, Desa Bangkong, Kecamatan Labuhan Badas, serta di Arena Pacuan Kuda, Kecamatan […]

  • Bupati Sumbawa Nilai KNMP Sangat Bermanfaat bagi Nelayan

    Bupati Sumbawa Nilai KNMP Sangat Bermanfaat bagi Nelayan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • visibility 4
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Pulau Bungin, Kabupaten Sumbawa, Jumat (27/2/2026). Kawasan yang dikenal sebagai salah satu desa terpadat di dunia ini kini resmi menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir terintegrasi. Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu […]

  • Pemda Sumbawa Gencarkan Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    Pemda Sumbawa Gencarkan Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Kesehatan (Dikes) terus mengintensifkan sosialisasi. Petugas puskesmas diminta menyampaikan informasi tentang PKG dalam setiap kegiatan desa. Hal ini dilakukan guna meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti program tersebut. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Nur Atika, menjelaskan, Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa sejak […]

  • Pemda Sumbawa Raih Penghargaan UHC Award 2026

    Pemda Sumbawa Raih Penghargaan UHC Award 2026

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa berhasil meraih penghargaan membanggakan pada ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026. Penghargaan diterima secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Dr. Budi Prasetiyo, Selasa (27/01/2026) siang di Jakarta International Expo Kemayoran (JIEXPO). Sekda menyebutkan, pada ajang ini, Kabupaten Sumbawa berhasil meraih penghargaan kategori Pratama dengan cakupan kepesertaan […]

expand_less