Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Pemda Sumbawa Siapkan Skema Lelang Komoditi Unggulan

Pemda Sumbawa Siapkan Skema Lelang Komoditi Unggulan

  • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah menyiapkan strategi khusus untuk menekan laju kebocoran nilai tambah dari sejumlah komoditas unggulan yang ada di daerah. Salah satunya dengan menyiapkan skema lelang komoditi unggulan, sehingga pendapatan asli daerah bisa mengalami peningkatan.

“Ada sekitar Rp20,6 triliun kekayaan komoditas unggulan yang kita miliki tetapi semua itu mengalir ke luar daerah sebagai bahan mentah. Sehingga tidak memberikan nilai tambah terhadap pendapatan daerah,” kata Kepala Bapperida Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Andi Kusmayadi, Kepada Suara NTB, Senin (30/3).

Potensi yang sangat besar tersebut sangat tidak sebanding dengan apa yang didapatkan daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, faktor kerusakan ekosistem pesisir, infrastruktur jalan, degradasi lahan, dan potensi konflik sosial juga menjadi tantangan saat ini.

“Kebocoran nilai tambahnya sangat banyak sementara PAD yang kita dapatkan hanya satu tetes saja. Makanya kami akan mencoba mengintegrasikan dalam bentuk infrastruktur lelang,” ucapnya.

Ia menjelaskan, lelang komoditi unggulan daerah akan dimasukkan dalam bentuk digital sebagai pembentuk PAD. Hal tersebut dilakukan agar lobang-lobang kebocoran yang terjadi selama ini bisa tertutup dan pendapatan daerah juga akan meningkat.

“Jadi, secara regulasi asetnya termanfaat secara baik, kemitraan bisnisnya jalan sehingga pendapatan daerah juga akan lebih meningkat dari sektor tersebut,” tukasnya.

Ia menegaskan apabila hal itu mampu diintegrasikan secara baik dan maksimal, maka dari nilai produksi rata-rata delapan komoditas unggulan sebesar Rp20.456.579.062.456,maka daerah bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 462.678.381.666.

Berdasarkan data yang dihimpun Suara NTB, nilai produksi dari sejumlah komoditas unggulan daerah yang keluar dari Sumbawa mencapai Rp20,6 triliun. Angka tersebut belum termasuk komoditas lainnya yang meninggalkan dampak eksternalitas (kerusakan air laut, degradasi lingkungan, kerusakan fasilitas umum, konflik sosial).

Di komoditas unggulan daerah dari hasil budidaya Udang Vaname dengan nilai produksi rata-rata Rp 10.163.825.000.000, dengan tarif pajak 2,5 persen. Maka daerah bisa mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 254.095.625.000.

Hasil dari budidaya rumput laut dengan nilai produksi rata-rata Rp2.370.311.683.333, dengan tarif pajak 2,5 persen. Maka daerah akan mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 59.257.792.083,

Hasil pertanian jagung pipilan kering dengan nilai produksi rata-rata Rp 2.942.671.437.488, dengan tarif pajak 2 persen,maka daerah mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 58.853.428.750. Hasil pertanian padi dengan nilai produksi rata-rata Rp 1.577.854.112.520, dengan tarif pajak 2 persen daerah mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 31.557.082.250.

Hasil ternak sapi hidup dengan nilai produksi rata-rata Rp 2.097.734.350.000, dengan tarif pajak 1 persen, maka daerah bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 20.977.343.500. Hasil pertanian bawang merah dengan nilai produksi rata-rata Rp 827.842.129.125 dengan tarif pajak 2 persen maka daerah mendapatkan PAD sebesar Rp 16.556.842.583.

Hasil perkebunan kopi dengan nilai produksi rata-rata Rp 81.225.000.000, dengan tarif pajak 2 persen, maka daerah mendapatkan nilai PAD sebesar Rp 1.624.500.000. Termasuk juga ikan hasil tangkap dengan nilai produksi rata-rata sebesar Rp 395.115.350.000, dengan tarif pajak 5 persen maka daerah bisa mendapatkan PAD sebesar Rp 19.755.767.500. (02)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Tanam Komoditas Jagung  Hingga Mei Capai 78.527 Hektar

    Realisasi Tanam Komoditas Jagung  Hingga Mei Capai 78.527 Hektar

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sumbawa sudah berhasil merealisasikan luas tanam komoditasi jagung 78.527 hektar hingga Mei 2026. Target tanam jagung 100.329 hektar yang ditetapkan pemerintah ini pun optimis dapat dipenuhi “Musim hujan kita masih ada sehingga kami optimis target yang sudah ditetapkan pemerintah terealisasi apalagi waktu kita masih sangat panjang untuk mengejar […]

  • Untuk Pastikan Tepat Data, Dinsos Sumbawa Bakal Pasang Stiker bagi Penerima Bantuan Sosial

    Untuk Pastikan Tepat Data, Dinsos Sumbawa Bakal Pasang Stiker bagi Penerima Bantuan Sosial

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • visibility 14
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Iwan Sofyan mengatakan, pihaknya akan menempel atau memasang stiker di rumah mereka sebagai penanda penerima bantuan dari pemerintah. “Tahun ini kita ada kegiatan pemasangan stiker kepada sasaran-sasaran penerima bansos. Nanti dalam pelaksanaan kita melibatkan kepala desa, BPD, TNI/Polri dan petugas pendataan dari Disos,” ujarnya, Senin (11/5/26). Pemasangan […]

  • Bupati Sumbawa Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Musrenbang

    Bupati Sumbawa Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Musrenbang

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • visibility 21
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Kebencanaan Tahun 2026 di Aula H. Hurliah Kantor Bappeda Sumbawa, Kamis (5/3/26). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir H Syarafuddin Jarot MP, ini menjadi momentum penting dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah yang tangguh terhadap potensi bencana. Dalam sambutannya, orang nomor […]

  • Pemda Sumbawa Kaji Peralihan Fungsi RTH Bugis Menjadi Lokasi Parkir Komunal

    Pemda Sumbawa Kaji Peralihan Fungsi RTH Bugis Menjadi Lokasi Parkir Komunal

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengaku sedang melakukan kajian terkait rencana alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bugis menjadi lokasi parkir komunal. Lahan parkir disiapkan agar masyarakat tidak terganggu saat menjalankan aktifitas. “Selama ini RTH Bugis ini dijadikan sebagai taman saja, sehingga kami akan merubah konsep tersebut menjadi tempat parkir komunal, agar akses masyarakat […]

  • Sumbawa Fokus Tingkatkan Produksi Pangan

    Sumbawa Fokus Tingkatkan Produksi Pangan

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Desa Baru Tahan, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, menjadi momentum penting dalam upaya mewujudkan swasembada pangan tahun 2025. Kegiatan ini dihadiri Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., Kepala Dinas Pertanian, para kepala desa se-Kecamatan Moyo […]

  • Pemda Sumbawa Masih Menunggu Mekanisme Pengerjaan Jembatan Lito dari Kementerian PU

    Pemda Sumbawa Masih Menunggu Mekanisme Pengerjaan Jembatan Lito dari Kementerian PU

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa, membutuhkan anggaran sekitar Rp20,2 miliar untuk menangani Jembatan Lito. Jembatan ini rusak pasca diterjang banjir bandang pada tahun 2024. Tahap verifikasi dan perencanaan telah dilakukan oleh Balai Jalan Nasional. “Tahap verifikasi, justifikasi dari Balai Jalan Nasional (BJN) dan perencanaan detail sudah kita lakukan, tinggal menunggu informasi untuk penanganan […]

expand_less