Program Magang Bidang Perikanan, Disnakertrans Sumbawa Kirim 10 Peserta ke Sejumlah Perusahaan Tambak
- calendar_month Sel, 4 Nov 2025
- visibility 84
- comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id –Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mengirim sepuluh peserta untuk mengikuti Program Magang Bidang Perikanan. Para peserta akan menjalani magang di sejumlah perusahaan tambak yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Tarano, Labangka, dan Rhee.
Kepala Disnakertrans Sumbawa melalui Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja (Latas), Junaidi, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif baru yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2025. Program ini bertujuan memberikan pengalaman kerja langsung kepada lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang perikanan.
“Program pemagangan ini baru pertama kali kita laksanakan tahun ini. Ke depan jumlah peserta akan terus ditingkatkan. Untuk tahap pertama ini ada sepuluh peserta yang mengikuti magang selama tiga bulan, terhitung sejak awal September hingga awal Desember,” ujar Junaidi, Selasa (4/11).
Sebelum program dijalankan, Disnakertrans memastikan perusahaan mitra siap menerima peserta magang dengan fasilitas pendukung yang memadai. Setiap perusahaan diwajibkan menyediakan tempat tinggal dan makan tiga kali sehari bagi peserta selama menjalani program.
“Kami pastikan dulu kesediaan perusahaan. Setelah itu, kami sampaikan bahwa peserta akan tinggal di lokasi tambak selama magang, dan perusahaan bertanggung jawab terhadap kebutuhan dasar mereka,” terang Junaidi.
Para peserta magang diwajibkan membuat laporan harian berisi kegiatan dan pekerjaan yang dilakukan, ditandatangani oleh mentor serta dibubuhi stempel perusahaan. Laporan ini menjadi bagian dari evaluasi kinerja peserta selama program berlangsung.
Menariknya, kata Junaidi, sejumlah perusahaan sudah menyatakan minat untuk merekrut peserta magang sebagai karyawan tetap meskipun program belum berakhir.
“Peserta di Rhee, Labangka, dan Tarano sudah menunjukkan kinerja baik. Beberapa perusahaan bahkan siap merekrut mereka lebih awal. Itu kami serahkan sepenuhnya kepada pihak perusahaan,” tandasnya
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri (DUDI), serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda di Kabupaten Sumbawa. (Red)
- Penulis: obygera




Saat ini belum ada komentar