Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Upaya Mitigasi, BPBD Sumbawa Bentuk Unit Layanan Disabilitas

Upaya Mitigasi, BPBD Sumbawa Bentuk Unit Layanan Disabilitas

  • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
  • visibility 10
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa bekerja sama dengan SIAP SIAGA resmi membentuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) sebagai bentuk upaya mitigasi khususnya bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

“Pembentukan ULD ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan sistem penanggulangan bencana inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Sumbawa, Sabram kepada wartawan, Selasa (28/4/26).

Pembentukan ULD merupakan tindak lanjut dari inisiatif yang sudah dimulai dari tingkat Provinsi NTB sejak tahun 2024 dan berlanjut hingga 2025. Menurutnya, ULD akan menjadi wadah khusus dalam memberikan perlindungan, pelayanan, serta penanganan tepat bagi penyandang disabilitas dalam situasi kebencanaan.

“ULD ini menjadi sarana bagi kita untuk memastikan saudara-saudara disabilitas mendapatkan pelayanan yang layak, perlakuan yang tepat, serta perhatian khusus setiap tahapan penanggulangan bencana,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk pemaparan dari para narasumber yang akan membahas secara teknis mekanisme pelayanan disabilitas dalam konteks kebencanaan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius, sehingga tujuan dari pembentukan ULD ini benar-benar tercapai dan memberikan dampak positif ke depan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber yang akan memaparkan konsep, strategi, serta praktik terbaik dalam penanganan penyandang disabilitas saat terjadi bencana. Dengan adanya ULD, diharapkan penanggulangan bencana di Kabupaten Sumbawa semakin inklusif dan tidak meninggalkan kelompok rentan.

“Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mewujudkan sistem kebencanaan yang berkeadilan dan berpihak pada seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” pungkasnya. (01)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UPT PALD Sumbawa Targetkan Pendapatan Rp 75 Juta di Tahun 2025

    UPT PALD Sumbawa Targetkan Pendapatan Rp 75 Juta di Tahun 2025

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • visibility 71
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – UPT Pengelola Air Limbah Domestik (PALD) Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa memasang target pendapatan dari pengelolahan Instalasi Pengelolahan Lumpur Tinja (IPLT) tahun 2025 sebesar Rp 75 juta. Kepala UPT PALD Sumbawa, Dony Hermawansyah mengatakan, IPLT Sumbawa mulai dilaunching pada Tahun 2024 lalu. Mesikpun terhitung baru, namun pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar menjadikan […]

  • Dikbud Sumbawa Rencanakan BDR Bagi Sekolah Terdampak Bencana

    Dikbud Sumbawa Rencanakan BDR Bagi Sekolah Terdampak Bencana

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa memberlakukan sistem Belajar Dari Rumah (BDR) bagi sekolah yang terdampak bencana alam angin puting beliung. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dikbud Sumbawa Budi Sastrawan, kepada wartawan, Senin (26/01/2026) di ruang kerjanya. Disebutkan, untuk saat ini pihaknya mencatat ada tiga sekolah yang terdampak bencana angin puting […]

  • PALD Sumbawa Bantu Pengolahan Sanitasi Pemukiman Masyarakat

    PALD Sumbawa Bantu Pengolahan Sanitasi Pemukiman Masyarakat

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Kepala UPT Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Kabupaten Dinas PUPR Sumbawa Dony Hermawansyah menjelaskan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) merupakan Infrastruktur wajib dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) subbidang air limbah domestik. Diungkapkan, IPLT yang berlokasi di lingkungan Raberas Kelurahan Seketeng pertama kali mulai beroperasi pada 2025 ini. “Unit ini dibangun sebagai bagian […]

  • Tim Puma Polres Sumbawa Tangkap Pelaku dan Penadah Curanmor

    Tim Puma Polres Sumbawa Tangkap Pelaku dan Penadah Curanmor

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • visibility 132
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Puma Polres Sumbawa berhasil menangkap seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan seorang penadah dalam Operasi Jaran Rinjani 2025. Penangkapan ini dilakukan pada Selasa, 5 Agustus 2025, sekitar pukul 04.00 WITA di sebuah kos-kosan di Kelurahan Lempeh, Kecamatan Sumbawa. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban RMS, seorang mahasiswa yang […]

  • Program Sumbawa Hijau Lestari Diwujudkan dengan Penanaman Ratusan Bibit Pohon

    Program Sumbawa Hijau Lestari Diwujudkan dengan Penanaman Ratusan Bibit Pohon

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian alam. Hingga Maret 2026, program unggulan “Sumbawa Hijau Lestari” telah berhasil menanam sebanyak 264.645 bibit pohon yang tersebar di 24 kecamatan, mencakup wilayah dari hulu hingga hilir. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Pipin Sakti Binongko, ST., […]

  • Pemda Sumbawa Alokasikan Penambahan Lahan Peleberanan Jalan Tanjakan Brang Treng

    Pemda Sumbawa Alokasikan Penambahan Lahan Peleberanan Jalan Tanjakan Brang Treng

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • visibility 13
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.net – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, mengungkapkan adanya perubahan terhadap trase atau jalur tanjakan Jalan Brang Treng dari kemiringan 40 derajat menjadi 20 derajat dengan panjang ruas jalan mencapai 600 meter. “Jadi, di perubahan trase Brang Treng kita sudah alokasikan lahan lebar 50 meter dengan panjang 600 meter,sehingga […]

expand_less