Realisasi PAD Sumbawa Meningkat di 2025
- calendar_month Rab, 25 Mar 2026
- visibility 1
- comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Bupati Ir. H. Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Drs. H. Mohamad Ansori mencatatkan pencapaian positif di tahun pertama masa jabatan. Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan sebesar 11,13 persen, melampaui target rata-rata tahunan yang dicanangkan dalam program prioritas.
Berdasarkan data keuangan daerah yang dirilis pekan ini, total pendapatan Kabupaten Sumbawa pada tahun 2025 mencapai Rp2.344.039.765.235. Angka ini meningkat Rp234,7 miliar dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp2.109.335.628.713.
Kenaikan tersebut menjadi indikator awal keseriusan pemerintahan Jarot–Ansori dalam mewujudkan salah satu dari 12 janji politiknya, yakni meningkatkan pendapatan daerah hingga 50 persen selama lima tahun masa kepemimpinan atau rata-rata 10 persen per tahun.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyambut positif capaian tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan ini baru langkah awal dari target besar yang telah dicanangkan.
“Alhamdulillah, tahun pertama kita bisa mencapai 11,13 persen. Ini melebihi target rata-rata tahunan yang kami janjikan yakni 10 persen. Tapi saya tegaskan, ini baru awal perjalanan. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan alat ukur bahwa janji politik kami bukan retorika belaka, ada kerja nyata di lapangan,” ujar Jarot kepada wartawan di Sumbawa Besar, Rabu (25/02/2026).
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa itu menjelaskan bahwa kenaikan pendapatan tidak terjadi secara instan. Berbagai kebijakan strategis mulai diterapkan secara bertahap sejak awal kepemimpinan.
“Kami melakukan pemetaan ulang potensi pendapatan, memperbaiki tata kelola, serta memastikan koordinasi fiskal dengan pemerintah pusat dan provinsi berjalan optimal. Ini kerja kolektif, bukan kerja saya seorang diri,” tambahnya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa yang mendampingi bupati menambahkan bahwa kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mulai menunjukkan tren perbaikan. Meski belum dirinci secara terpisah, beberapa sektor seperti pajak daerah dan retribusi mengalami peningkatan signifikan pasca-penataan sistem dan digitalisasi layanan.
Bupati Jarot menekankan bahwa penguatan pendapatan daerah memiliki makna strategis bagi pembangunan Sumbawa ke depan.
“Setiap rupiah yang masuk ke kas daerah adalah amanah dan modal kita untuk membangun. Dengan ruang fiskal yang semakin besar, kita bisa memperluas program pembangunan, meningkatkan kualitas layanan publik, dan mempercepat realisasi program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Meski capaian tahun pertama melampaui target, Bupati Jarot mengingatkan jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri. Ia meminta seluruh perangkat daerah terus bekerja keras mempertahankan momentum.
“Tantangan ke depan pasti lebih berat. Kita harus menjaga konsistensi, bahkan kalau bisa meningkatkan kinerja. Jangan sampai tahun depan kita turun. Saya minta semua OPD penghasil terus berinovasi dan mencari terobosan baru,” pesannya.
Dengan capaian di tahun pertama ini, optimisme untuk mewujudkan target 50 persen dalam lima tahun terbuka lebar. Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi fiskal daerah demi mewujudkan Sumbawa yang lebih maju dan sejahtera. (02)
- Penulis: obygera




Saat ini belum ada komentar