Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Balai Latihan Kerja Sumbawa Akan Direvitalisasi

Balai Latihan Kerja Sumbawa Akan Direvitalisasi

  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa memastikan sudah menyelesaikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) terkait rencana revitalisasi terhadap bangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK).

“Di DED itu muncul angka Rp25 miliar untuk revitalisasi gedung tersebut, karena pelatihan yang baik harus ditunjang infrastruktur yang baik,” kata Kepala Bappeda Litbang melalui Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Andi Kusmayadi, kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).

Ia melanjutkan, setelah dilakukan revitalisasi, BLK ini nantinya akan didorong menjadi BLUD. Sehingga diharapkan BLK ini bisa lebih mandiri dan tidak lagi bergantung ke Pemerintah untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

“Kita akan support dari segi infrastruktur penunjangnya dan kedepan kami mendorong BLK ini bisa lebih mandiri melalui BLUD sehingga tidak lagi bergantung ke pemerintah,” ucapnya.

Strategi kedua yang disiapkan pemerintah lanjut Andi yakni bekerja sama dengan badan usaha yang ada. Hal itu dilakukan karena BLK ini akan menjadi sangat penting seiring adanya proyeksi dari PT AMMAN Mineral untuk menggarap Dodo Rinti termasuk PT Sumbawa Jutaraya (SJR).

“Perusahaan yang membuka lowongan tetap membebankan kepada pelamar memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan. Maka keberadaan BLK ini menjadi sangat penting untuk menyiapkan itu,” ujarnya.

Ia pun tidak menampik bahwa kebutuhan anggaran pemenuhan sarana yang ada di BLK ini mencapai Rp70 miliar. Hanya saja pemerintah akan melakukan penataan dan penanganan secara bertahap sesuai dengan kondisi keuangan daerah.

“Saya sangat sepakat ketika kebutuhannya mencapai Rp70 miliar, karena di DED yang kita susun hanya menyasar alat beratnya saja belum sarana penunjang lainnya,” tambahnya.

Bahkan untuk penambahan alat beratnya saja membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar belum lagi untuk sektor yang lain. Sebut saja untuk budi daya udang dan industri udang maka anggaran untuk penyiapan sarananya juga cukup besar.

“Kami tetap akan lakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi keuangan daerah, tetapi pemerintah pada prinsipnya berkomitmen untuk menyiapkan SDM yang unggul,” sebutnya. (Red)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Penyusunan RTRW

    Bupati Sumbawa Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Penyusunan RTRW

    • calendar_month Sen, 4 Agu 2025
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi membuka Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumbawa Tahun 2025-2045, Senin pagi, (4/8/2025) di La Grande Ballroom. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam upaya merumuskan arah pembangunan wilayah selama dua dekade ke depan. Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan bahwa RTRW adalah […]

  • Dinas P2KBP3A Sumbawa Atensi Fenomena Fatherless

    Dinas P2KBP3A Sumbawa Atensi Fenomena Fatherless

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) memastikan akan memberikan atensi khusus terhadap fenomena fatherless (kehilangan figur bapak) untuk menekan kasus pernikahan usia anak. “Angka fatherless kita saat ini berada di angka 25 persen di seluruh Indonesia berdasarkan hasil kajian dari UNICEF, sehingga kami akan memberikan atensi khusus,” […]

  • Wabup Sumbawa Tinjau TPA Raberas

    Wabup Sumbawa Tinjau TPA Raberas

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan peninjauan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Raberas pada Rabu (03/09). Kunjungan tersebut dilakukan bersama PT. Cahaya Mas Cemerlang (CMC) yang akan membangun alat pengolahan sampah berupa incinerator di lokasi tersebut. Dalam peninjauan itu, Wabup didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, jajaran Badan […]

  • Pemda Sumbawa Rencakan Luncurkan Hotline “Lapor Hutan”

    Pemda Sumbawa Rencakan Luncurkan Hotline “Lapor Hutan”

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Upaya penyelamatan hutan di Kabupaten Sumbawa memasuki babak baru. Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., secara resmi mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan dan Pengamanan Hutan. Pengukuhan tersebut dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Satgas, yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT, Lantai III Kantor Bupati Sumbawa. Dalam sambutannya, Bupati Jarot menegaskan pentingnya menjaga […]

  • BPBD Sumbawa Kaji Rencana Relokasi Warga di Daerah Rawan Banjir

    BPBD Sumbawa Kaji Rencana Relokasi Warga di Daerah Rawan Banjir

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2026
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa, mengaku masih mengkaji terkait rencana relokasi 17 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Buen Rare, Desa Sepayung, Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa ke lokasi lain yang lebih aman. “Jadi untuk rencana itu (relokasi) masih terus berproses dan dalam waktu dekat diharapkan bisa tuntas, karena memang di lokasi itu […]

  • BPBD Sumbawa Salurkan Air Bersih ke Terdampak Kekeringan

    BPBD Sumbawa Salurkan Air Bersih ke Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbawa memperkirakan sekitar 34.807 jiwa akan terdampak kekeringan jelang puncak musim kemarau. Berdasarkan data yang ada, sebanyak 12 kecamatan dengan 29 desa dan 73 dusun terdampak kekeringan. Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 8.723 atau sekitar 34.807 jiwa. Meskipun data tersebut berasal dari tahun sebelumnya, BPBD […]

expand_less