Bupati Sumbawa Nilai KNMP Sangat Bermanfaat bagi Nelayan
- calendar_month Jum, 27 Feb 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Pulau Bungin, Kabupaten Sumbawa, Jumat (27/2/2026). Kawasan yang dikenal sebagai salah satu desa terpadat di dunia ini kini resmi menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir terintegrasi.
Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu disambut langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, Sekretaris Daerah, Dr. H. Budi Prasetiyo, M.AP,. beserta jajaran Forkopimda dan ratusan warga Pulau Bungin yang antusias memadati lokasi acara.
Dalam kunjungan kerjanya, Menteri Trenggono tidak hanya meninjau progres pembangunan infrastruktur kelautan, tetapi juga berdialog langsung dengan nelayan dan membagikan bantuan sosial. Pemerintah menyalurkan 5 kilogram beras untuk setiap kepala keluarga di kawasan KNMP sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan bagi warga pesisir.
“Seluruh fasilitas ini seyogianya dikelola dengan baik oleh Koperasi Merah Putih karena ini adalah milik masyarakat. Harus dijaga dan dimanfaatkan secara optimal,” tegas Menteri Trenggono saat berdialog dengan warga.
Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar Rp. 13,4 Miliar yang terdiri dari Rp7,6 miliar untuk pembangunan fisik KNMP, ditambah Rp5,8 miliar untuk penguatan sistem rantai dingin guna meningkatkan kualitas dan daya saing hasil tangkapan nelayan. Sebanyak 20 intervensi pembangunan dilakukan, meliputi gudang beku portable, pabrik es, shelter pendaratan ikan, tambatan perahu, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) berkapasitas 2 meter kubik.
Bantuan teknis juga disalurkan berupa 10 unit mesin kapal, 700 unit alat tangkap ikan, satu unit mobil berpendingin, serta 50 unit cool box untuk mendukung operasional nelayan.
Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menyebut kehadiran Menteri Trenggono sebagai kehormatan besar bagi daerahnya. Ia menekankan bahwa program KNMP menjadi tonggak penting pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan.
“Ini hari yang sangat membanggakan. Program ini memberikan manfaat besar melalui fasilitas yang dibangun. Kami berharap masyarakat dapat merawat dan menjaga seluruh sarana yang ada. Jika terjadi kerusakan, segera diperbaiki agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Jarot di hadapan warga Pulau Bungin.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumbawa itu juga menyoroti potensi besar kelautan daerahnya. Menurutnya, Sumbawa memiliki lahan tambak garam seluas 8.000 hingga 10.000 hektare yang sangat berpeluang dikembangkan untuk mendukung peningkatan produksi garam nasional.
Sementara itu, Menteri Trenggono menjamin pemasaran hasil tangkapan nelayan Pulau Bungin. Ia menyatakan siap menghadirkan pembeli langsung ke lokasi apabila nelayan menghadapi kendala distribusi.
“Seluruh fasilitas yang dibangun adalah sarana untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil tangkapan nelayan. Pemerintah akan hadir jika ada kendala pemasaran,” janji Menteri Trenggono.
Usai meresmikan KNMP Pulau Bungin, rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan RI melanjutkan agenda kerja ke Lombok Timur dan Lombok Tengah untuk meninjau program serupa. (02)
- Penulis: obygera




Saat ini belum ada komentar