Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Program Pengembangan Industri Perunggasan terintegrasi di Sumbawa Dimulai

Program Pengembangan Industri Perunggasan terintegrasi di Sumbawa Dimulai

  • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Program pengembangan industri perunggasan terintegrasi (Integrated Poiltry Industry) resmi dimulai di Sumbawa yang ditandai dengan peletakan batu pertama di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Jumat (6/2/26).

Direktur Hilirisasi Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. Makmun, menegaskan kehadiran industri perunggasan terintegrasi di NTB merupakan bagian dari terobosan besar pemerintah. Hal itu dilakukan sebagai upaya membangun ekosistem perunggasan nasional di luar Pulau Jawa.

“Program ini mencakup penguatan dari hulu hingga hilir, mulai dari pembibitan, penyediaan pakan, hingga menjamin ketersediaan day old chick (DOC) bagi peternak daerah,” ucapnya.

Ia melanjutkan, NTB memiliki posisi yang sangat strategis dimana produksi jagungnya menempati peringkat tiga nasional. Apalagi jagung ini menjadi penyumbang sekitar 50 persen komposisi pakan ternak unggas.

“Dengan potensi sebesar ini, sangat tidak masuk akal jika NTB terus bergantung pada pasokan bibit dan sistem dari luar daerah. Sehingga pemerintah membangun proyek ini,” ujarnya.

Makmun mengaku, selama ini peternak di NTB, telah memiliki pengalaman panjang dalam beternak unggas. Namun, keterbatasan akses terhadap bibit unggul dan pakan menjadi hambatan utama.

“Jadi, melalui program ini, negara hadir untuk menyelesaikan persoalan yang tidak mampu diselesaikan sendiri oleh daerah, khususnya dalam penyediaan DOC dan pabrik pakan,” jelasnya.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, mengungkapkan bahwa industri perunggasan tersebut sempat hampir sepenuhnya batal dan keluar dari daftar nasional. Bahkan menurutnya, proyek tersebut beberapa kali keluar-masuk daftar program prioritas.

“Terus terang, kami berada dalam kondisi resah dan gelisah. Ada momen ketika saya menyampaikan bahwa peluang proyek ini tinggal 10 persen. Kami berjuang di detik-detik terakhir, bahkan sampai komunikasi dilakukan lewat tengah malam,” ucapnya.

Ia meyakinkan, kehadiran proyek ini bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi membuka peluang besar bagi penguatan ketahanan pangan dan peningkatan nilai tambah sektor peternakan. Selain itu, sektor ini menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal termasuk pengusaha baru.

“Konsep terintegrasi dari hulu ke hilir kami berharap proyek ini mampu mendorong efisiensi produksi, stabilitas pasokan, dan daya saing industri unggas nasional,” timpalnya.

Khusus di Provinsi NTB, proyek integrated poultry industry akan dikembangkan sebanyak 16 unit dengan total nilai investasi mencapai Rp1,37 triliun. Dari total 16 unit, empat unit diantaranya berada di Sumbawa dan menjadi salah satu daerah dengan kontribusi terbesar dalam pengembangan industri unggas terintegrasi.

“Salah satu unit strategis tersebut berlokasi di kawasan BPHMT di desa Serading yang kini sudah mulai kita lakukan persiapan lahan dan sudah siap semua,” ujarnya.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, juga mengakui bahwa realisasi industri perunggasan terintegrasi ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan hingga menit-menit terakhir. Komunikasi intensif dengan Kementerian Pertanian menjadi kunci penyelamatan proyek tersebut.

“Tidak ada satu malam pun kami berhenti memikirkan Sumbawa dan NTB. Bahkan pada kondisi kritis, keputusan strategis diambil agar program ini tetap berjalan, termasuk penyesuaian skema pelaksanaan,” ujar Gubernur.

Menurutnya, proyek ini bukan sekadar pembangunan kandang ayam, melainkan embrio dari industri ayam terintegrasi penuh, dari hulu hingga hilir. Industri ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan daerah, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.

“Ini langkah awal dari industrialisasi perunggasan di NTB. Jika ekosistem ini berjalan, maka NTB tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga pusat produksi unggas yang mandiri dan berdaya saing,” tukasnya.  (02)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Sumbawa Berhasil Turunkan Angka Stunting

    Pemda Sumbawa Berhasil Turunkan Angka Stunting

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • visibility 105
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka stunting di wilayah setempat. Dalam kurun waktu sekitar delapan hingga sembilan bulan terakhir, upaya lintas sektor yang dilakukan secara gotong royong membuahkan hasil positif. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, angka stunting di Kabupaten Sumbawa pada akhir Oktober 2025 tercatat turun hingga 10,58 persen, atau […]

  • Sepi Pengunjung, Dinas KUKMIndag Sumbawa Atur Strategi Untuk Kios Lantai 2 Pasar Seketeng

    Sepi Pengunjung, Dinas KUKMIndag Sumbawa Atur Strategi Untuk Kios Lantai 2 Pasar Seketeng

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • visibility 99
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (KUKM Perindag) Kabupaten berupaya menghidupkan kembali lantai dua Pasar Seketeng yang selama ini sepi pengunjung. Kepala Dinas KUKM Perindag, E.S. Adi Nusantara, S.Sos,. MT. menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap kios-kios di lantai dua pasar tersebut. “Masih banyak kios yang tidak memiliki kontrak jelas, atau […]

  • Kades Cup 2025 Batu Tering Sukses Digelar, Ini Para Juara

    Kades Cup 2025 Batu Tering Sukses Digelar, Ini Para Juara

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUMBAWA – Pemerintah Desa Batu Tering gelar Turnamen sepak bola Kategori Usia 12 dan 10 tahun. Kades Cup 1 Tahun 2025 ini berlangsung sejak 25 Agustus hingga 9 September 2025. Peserta datang dari berbagai kecamatan di kabupaten Sumbawa. Mereka menerjunkan pemain terbaik dalam dua kategori usia, 12 dan 10 tahun. Pertandingan ini resmi ditutup oleh […]

  • Kedatangan Wisatawan di Bandara Diperketat Antisipasi Penyebaran Virus Nipah

    Kedatangan Wisatawan di Bandara Diperketat Antisipasi Penyebaran Virus Nipah

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa, memberikan atensi khusus terhadap potensi penyebaran Virus Nipah. Salah satu langkah antisipasinya adalah mengawasi ketat wisatawan di bandara. “Bandara kita saat ini cukup aktif, sehingga kami akan memberikan atensi khusus di sektor tersebut untuk menekan munculnya virus NIPAH di Sumbawa,” kata Kadikes Sumbawa, H. Sarif Hidayat, Rabu […]

  • UPT PALD Jadi Sumber PAD Baru Sumbawa

    UPT PALD Jadi Sumber PAD Baru Sumbawa

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa terus berbenah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui program yang langsung kepada rakyat dan memang menjadi kebutuhan primer masyarakat. Salah satunya melalui Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD). Kepala UPT PALD Dinas PUPR Sumbawa Dony Hermawansyah menjelaskan, pihaknya tidak hanya melakukan pengelolaan tinja saja. Namun dengan tarif yang dikenakan dapat […]

  • Tangkap Terduga Kasus Narkotika, Polres Sumbawa Amankan 45,60 Gram Sabu

    Tangkap Terduga Kasus Narkotika, Polres Sumbawa Amankan 45,60 Gram Sabu

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pria berinisial S alias R (46) asal Taliwang, Sumbawa Barat, diringkus Tim Opsnal Polres Sumbawa. Dari tangannya, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 45,60 gram. Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Harirustaman, S.H., dalam rilis tertulis yang diterima media ini, Selasa (27/01/2026) membenarkan penangkapan […]

expand_less