Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Sejumlah Wilayah Masuk Kawasan Kumuh, Dinas PRKP Usulkan Penanganan ke Kementerian

Sejumlah Wilayah Masuk Kawasan Kumuh, Dinas PRKP Usulkan Penanganan ke Kementerian

  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id –  Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa, menyebutkan sejumlah wilayah yang berada di dalam kota masuk kategori kawasan kumuh. Salah satunya di Karang Gudang, Kelurahan Brang Biji.

“Total luas kawasan kumuh sekitar 500 hektare yang sudah ditetapkan melalui SK Bupati. Kalau di dalam Kota Sumbawa luasannya rata-rata di bawah 5 hektare,” Kata Kepala Dinas PRKP melalui Kabid Kawasan Permukiman, Rizqi Helfiansyah, Selasa (3/2/2026).

Ia melanjutkan, karena luasnya di bawah 10 hektare maka penanganan kawasan tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah. Untuk itu, pihaknya sudah mengusulkan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk penanganan lebih lanjut.

“Kita sudah usulkan ke Kementerian PKP untuk penanganan lebih lanjut, karena jika mengandalkan anggaran dari daerah maka uangnya tidak kuat,” ucapnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan verifikasi lanjutan untuk diusulkan ke Kementerian PKP. Sementara yang sudah diintervensi di tahun 2025 adalah di kawasan Labuhan Sumbawa tepatnya di Pantai Jempol.

“Kalau Karang Gudang, kita sifatnya baru sebatas pengusulan ke Kementerian PKP, tetapi untuk pelaksanaan kami belum tahu. Tetapi kami berharap bisa ditangani tahun depan,” ucapnya.

Rizqi meyakinkan, penanganan terhadap kawasan kumuh ini sifatnya peningkatan kualitas. Misalnya, rumah yang sudah memiliki kamar mandi tetapi kualitas kurang bagus dan belum sesuai standar, maka akan langsung ditangani.

“Kalau yang tidak punya kamar mandi tidak akan diintervensi karena di petunjuk pelaksanaan hanya untuk peningkatan kualitas tidak ada bangun baru atau pembuatan,” jelasnya.

Ada beberapa kriteria sehingga lokasi tersebut masuk dalam kawasan kumuh. Seperti ketersediaan jalan lingkungan yang layak, akses sanitasi, air minum termasuk kriteria rumahnya dan beberapa indikator lainnya.

“Jadi, secara kategori ada sekitar 18 item yang menjadi indikator kawasan tersebut masuk dalam kategori kumuh atau tidak termasuk juga tingkat keparahan ringan, sedang hingga berat dan anggarannya juga berbeda,”tukasnya. (02)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPMD Sumbawa Pastikan 450 KK Dapat Program Desa Berdaya Transformatif

    DPMD Sumbawa Pastikan 450 KK Dapat Program Desa Berdaya Transformatif

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, memastikan sejumlah 450 kepala keluarga (KK) yang mendapatkan program desa berdaya transformatif di empat desa segera berjalan. Tim pendamping telah menyelesaikan verifikasi dan validasi data. “Kemarin hasil bimbingan teknis para pendamping memastikan penerima program yang sudah terverifikasi akan langsung kita eksekusi. Karena itu merupakan […]

  • Sumbawa Usulkan 150 Rumah Layak Huni Ke Kemensos RI

    Sumbawa Usulkan 150 Rumah Layak Huni Ke Kemensos RI

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • visibility 101
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.com – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan audiensi penting dengan Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia di Jakarta, Senin (11/8). Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Sumbawa mengusulkan dua program strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kesiapsiagaan terhadap bencana. Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sumbawa serta […]

  • 330 RTLH di Sumbawa Akan Ditangani

    330 RTLH di Sumbawa Akan Ditangani

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • visibility 79
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sumbawa, mencatat sekitar 330 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di pantai Jempol, desa Labuan Badas akan ditangani pemerintah pusat termasuk kawasan permukiman. “Jadi, anggaran Rp25, 5 miliar tersebut tidak hanya untuk penataan kawasan saja melainkan ada juga RTLH dan datanya sudah kita kirim untuk penanganan […]

  • Pastikan Penerima Tepat Sasaran, Disos Sumbawa Verifikasi Data JKN

    Pastikan Penerima Tepat Sasaran, Disos Sumbawa Verifikasi Data JKN

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • visibility 84
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial melakukan pemutakhiran data penerima bantuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara masif. Sebanyak 14.694 penerima manfaat JKN di Kabupaten Sumbawa dinonaktifkan setelah melalui proses verifikasi. Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Syarifah, dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025) menjelaskan bahwa langkah ini […]

  • GKS Ke-3 SMPN 3 Sumbawa Dibuka, Ketua GOW Berikan Sambutan Inspiratif

    GKS Ke-3 SMPN 3 Sumbawa Dibuka, Ketua GOW Berikan Sambutan Inspiratif

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • visibility 106
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Gelar Karya Siswa (GKS) ke-3 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) resmi dibuka di SMP Negeri 3 Sumbawa Besar pada Sabtu, 17 Mei 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, yang memberikan sambutan inspiratif di hadapan para siswa, guru, orang tua siswa, dan […]

  • AMMAN Raih Penghargaan Gubernur NTB atas Upaya Perlindungan Anak di Sumbawa Barat

    AMMAN Raih Penghargaan Gubernur NTB atas Upaya Perlindungan Anak di Sumbawa Barat

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sumbawa Barat, 26 Januari 2026 – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, menerima penghargaan dari Gubernur Nusa Tenggara Barat atas kontribusinya dalam perlindungan anak di 16 desa di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Penghargaan ini diserahkan dalam Forum Inspirasi Daerah BERANI II bertepatan dengan perayaan HUT NTB, […]

expand_less