Berhasil Datangkan Bantuan Pusat, Dewan Sukiman Nilai Langkah Bupati Sumbawa Sangat Tepat
- calendar_month Ming, 26 Okt 2025
- visibility 91
- comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Sukiman S.Pdi menilai langkah yang diambil oleh pemerintahan Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP bersaam Wakil Bupati Drs. H. Mohammad Ansori (Jarot–Ansori) sangat tepat. Dengan komunikasi strategis dengan pemerintah pusat yang dibangun saat ini menghasilkan sejumlah percepatan pembangunan bagi Kabupaten Sumbawa.
Sukiman – akrab politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini disapa mengatakan, ditengah kebijakan efisiensi dan rencana pemotongan dana TKD (Transfer Keuangan Daerah) yang sedang bergulir, Jarot–Ansori telah berupaya agar hal tersebut dapat diatasi. Salah satu yang ia lihat yaitu dengan gencarnya membangun komunikasi dengan pemerintah pusat.
“Pemerintahan Jarot- Ansori ternyata tidak tinggal diam atas kondisi yang ada, Pak Bupati dengan berbagai koneksinya dan daya lobi yang dimiliki selalu membangun koordinasi dan komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat atau kementerian. Hal ini merupakan langkah yang tepat dan patut diapresiasi,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (26/10/2025).
Menurutnya, keberhasilan upaya Jarot–Ansori semakin terlihat ketika Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., yang datang mengunjungi Kabupaten Sumbawa pada Minggu (19/10/25) lalu. Bahkan berkat sinergi yang dibangun, Menteri PU memastikan tiga dari lima ruas jalan prioritas di wilayah selatan Sumbawa masuk dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun 2025.
Ketiga ruas jalan yang telah disetujui yaitu untuk dibangun pada tahap awal 2025 beserta pagu anggarannya: Ruas Jalan Tepal – Batu Rotok dengan anggaran sekitar Rp 205 miliar.
Kemudian, Ruas Jalan Batu Dulang – Tepal dengan anggaran sekitar Rp 78 miliar. Dan Ruas Jalan Lenangguar – Teladan dengan anggaran sekitar Rp 29 miliar.
Dengan total anggaran mencapai Rp 312 miliar, ketiga proyek strategis ini diharapkan dapat menjadi katalisator perekonomian dan meningkatkan konektivitas masyarakat di kawasan selatan. Sementara itu, dua ruas jalan lainnya yang diajukan Pemerintah Daerah (Pemda) dipastikan akan diperjuangkan pada pelaksanaan IJD tahap lanjutan di tahun 2026.
Sukiman menegaskan, meskipun ia mendukung penuh langkah dan upaya yang sudah dilakukan Jarot–Ansori, namun sebagai fungsi legislatif program yang akan dilaksanakan akan terus dikawal. Termasuk pengawasan terhadap penggunaan anggaran agar program dalam visi misi berjalan dengan baik dan sesuai aturan.
“Meskipun kami mendukung langkah-langkah yang sudah diambil itu, tapi pengawasan akan terus kami lakukan. Hal ini untuk memastikan program yang menggunakan anggaran APBN maupun APBD berjalan dengan prinsip tepat waktu, tepat sasaran, tepat guna, dan bebas dari penyimpangan,” pungkasnya. (Red)
- Penulis: obygera




Saat ini belum ada komentar