Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Reaisasi PAD Sumbawa Capai 9,21 Persen di Triwulan I

Reaisasi PAD Sumbawa Capai 9,21 Persen di Triwulan I

  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa, mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) di triwulan pertama baru mencapai 9,21 persen atau sekitar Rp 23.168.003.672,21 dari target sebesar Rp 251.480.319.895,00.

“Ada 12 OPD yang menjadi pengampu PAD ini dan akan terus kita dorong untuk meningkatkan kinerja dalam mengejar target yang realisasinya saat ini masih sangat kecil,” kata Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, Jum’at (17/4/26).

Salah satu sektor yang menjadi penyumbang PAD dan perlu ditingkatkan, yakni di bidang peternakan. Karena selama ini kata dia, pendapatan yang baru bisa tergarap hanya dari Rumah Potong Hewan (RPH). Padahal masih ada beberapa sektor lainnya yang perlu menjadi atensi untuk bisa meningkatkan PAD.

“Masih ada banyak sektor yang bisa kita garap untuk meningkatkan PAD dan kita harus memulai mengurangi kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor penyumbang PAD terbesar selama ini berasal dari PBB-P2, pajak restoran, parkir, serta berbagai jenis retribusi lainnya. Hal ini menjadi atensi untuk beberapa sektor lainnya seperti di sektor peternakan, perikanan, dan pekerjaan umum harus bisa lebih optimal mengejar target PAD.

“Salah satu contoh di sektor pertanian kita punya komoditas jagung yang cukup melimpah, jika bisa kita garap secara maksimal, kami yakin PAD juga akan meningkat,” jelasnya.

Tentu yang menjadi catatan lanjut Ansori, upaya peningkatan PAD tidak boleh dibebankan kepada masyarakat. Sebab pemerintah tidak berfokus pada kenaikan tarif pajak atau retribusi, melainkan penataan ulang data wajib pajak, agar lebih akurat untuk menggali sektor tersebut.

“Kami tekankan tidak boleh ada kenaikan tarif, yang penting memastikan yang wajib benar-benar wajib. Jadi pembenahan data harus dilakukan secara menyeluruh,” jelasnya.

Pihaknya bersana TAPD dan OPD pengampu, tetap secara rutin meninjau potensi pendapatan secara komprehensif, termasuk melakukan pendataan ulang. Pihaknya juga akan turun ke lapangan untuk memperbarui data wajib pajak sebagai dasar perencanaan pendapatan yang lebih akurat.

“Dengan data yang benar, potensi bisa tergali secara optimal. Itulah kunci agar PA Sumbawa terus tumbuh dan meningkat tanpa membebani rakyat,” pungkasnya. (01)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Andi Prihatin Kondisi Pasar Alas

    Dewan Andi Prihatin Kondisi Pasar Alas

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Samotamedia – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa, H. Andi Mappeleppui, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi pengelolaan Pasar Kecamatan Alas yang dinilai tidak efektif dan merugikan para pedagang. Pasalnya, pengelolaan pasar tersebut terbagi dua, di mana wilayah luar bangunan pasar (menggunakan badan jalan umum) dikelola oleh BUMDes Desa Dalam. Sementara wilayah dalam bangunan pasar dikelola oleh […]

  • Dislutkan Sumbawa Catat 190 Tambang Udang Jalani Aktivitas di Sumbawa

    Dislutkan Sumbawa Catat 190 Tambang Udang Jalani Aktivitas di Sumbawa

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, mencatat sekitar 190 tambak udang beroperasi dan terdata dalam Online Single Submission meliputi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). “Skala besar (PMA) ada 8 badan usaha, kalau PMDN kita bagi lagi ada skala besar, menengah, kecil, dan mikro. Skala mikro paling […]

  • Mahasiswa KKL UNSA Dampingi UMKM Desa Simu dalam Sertifikasi Halal

    Mahasiswa KKL UNSA Dampingi UMKM Desa Simu dalam Sertifikasi Halal

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Samawa melaksanakan program pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Simu, Kecamatan Maronge pada Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini bertujuan membantu UMKM meningkatkan kualitas produk sekaligus memperoleh legalitas melalui sertifikasi halal, sehingga lebih dipercaya konsumen dan memiliki daya saing di pasar. […]

  • Masih Terjadi, Dikes Sumbawa Imbau Masyarakat Waspadai HPR

    Masih Terjadi, Dikes Sumbawa Imbau Masyarakat Waspadai HPR

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa, memastikan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies masih berlaku seiring masih ditemukannya kasus gigit Hewan Penular Rabies (HPR) di sejumlah wilayah termasuk korban meninggal dunia. “Per awal tahun 2026 ada dua kasus kematian akibat Rabies sehingga status kita masih KLB. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap […]

  • Menteri PU Dukung Percepatan Pembangunan Bendungan Kerekeh

    Menteri PU Dukung Percepatan Pembangunan Bendungan Kerekeh

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotanedia.id – Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.P.E., melakukan kunjungan kerja intensif ke Kabupaten Sumbawa, Minggu (19/10/2025). Kunjungan yang diawali dengan tinjau udara (fly-over) menggunakan helikopter ini bertujuan meninjau langsung sejumlah proyek strategis nasional, mulai dari Bendungan Batu Bulan, rencana Bendungan Kerekeh, hingga progres pembangunan Jalan Lingkar Selatan (Batu Lanteh) dalam Proyek […]

  • Wabup Sumbawa Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal

    Wabup Sumbawa Dukung Pertumbuhan UMKM Lokal

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Usai melaksanakan Sholat Subuh Berjama’ah di Masjid Al-Hakim, Rabu (1/10), Wabup menyempatkan diri mampir di sebuah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi ibadah. Salah satu yang dikunjungi adalah warung nasi milik Ibu Hj. Hijriyah […]

expand_less