MBG Pulau Bungin DiResmikan
- calendar_month Jum, 3 Apr 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Hari ini, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, secara resmi meluncurkan program unggulan nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas.
Peluncuran yang berlangsung khidmat pada Kamis (02/04/26) ini disambut antusias oleh para guru, orang tua, serta ratusan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Tak hanya itu, kehadiran program ini juga menyasar kelompok rentan, yakni ibu hamil yang ada di kawasan pesisir tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Mohamad Ansori menegaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Menurutnya, kehadiran dapur MBG di Pulau Bungin bukan sekadar memberi makan, tetapi sebuah langkah strategis untuk memutus mata rantai masalah gizi kronis.
“Melalui program ini, kita ingin memastikan tidak ada lagi anak Sumbawa yang kekurangan gizi. Saya berharap, dengan adanya Makan Bergizi Gratis di Pulau Bungin, manfaat besar dapat dirasakan oleh seluruh siswa-siswi SD, SMP, SMA, dan juga ibu hamil. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan daerah kita,” ujar Wabup Ansori.
Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumbawa itu juga menyoroti tingginya prevalensi stunting di wilayah kepulauan yang sering kali sulit dijangkau pasokan pangan bergizi. Pulau Bungin, yang dikenal dengan pemukiman di atas laut, selama ini menghadapi tantangan logistik pangan. Dengan adanya SPPG, ia optimistis angka stunting di kecamatan Alas, khususnya di wilayah pesisir, bisa ditekan secara signifikan.
Program MBG di Pulau Bungin ini dirancang dengan menu yang beragam dan sesuai standar gizi. Menu harian mencakup karbohidrat dari beras merah lokal, protein hewani seperti telur, ayam, atau ikan segar hasil laut setempat, serta sayuran hijau dan buah-buahan. Seluruh makanan diolah di dapur SPPG yang baru diresmikan, dengan pengawasan ketat dari tenaga gizi dan puskesmas setempat.
Kepala Sekolah SDN Pulau Bungin yang turut hadir mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah. Ia mengaku selama ini banyak siswa yang datang ke sekolah dengan kondisi belum sarapan karena keterbatasan ekonomi keluarga. “Kami sangat berterima kasih. Anak-anak kini lebih semangat belajar, dan ibu hamil pun mendapat asupan tambahan yang sangat dibutuhkan,” tuturnya.
Di akhir acara, Wabup Mohamad Ansori berpesan kepada para pengelola SPPG agar mengutamakan kebersihan, kehalalan, dan ketepatan waktu distribusi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan program ini.
“Jangan sampai ada yang terlewat. Mari kita kawal bersama agar program ini menjadi solusi nyata dalam mengatasi permasalahan gizi dan stunting di Bumi Samawa,” pungkasnya. (02)
- Penulis: obygera




Saat ini belum ada komentar