Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Kawal Ekonomi Biru, Pemda Sumbawa Bangun Koordinasi dengan ICCTF

Kawal Ekonomi Biru, Pemda Sumbawa Bangun Koordinasi dengan ICCTF

  • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa tengah berkoordinasi dengan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) dalam mengawal ekonomi biru yang saat ini tengah dicanangkan Pemerintah pusat dengan lima kebijakan strategis.

“Jadi, ada lima kebijakan di ekonomi biru yakni di perikanan, kelautan, pariwisata, konservasi yang keberlanjutan. Budi daya untuk ketersediaan pangan aquatik dan penangkapan sesuai kouta,” kata Kabid Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Sumbawa, Andi Kusmayadi, kepada wartawan.

Ia melanjutkan, kebijakan ekonomi biru tersebut dilakukan untuk menekan adanya aktivitas penangkapan ikan yang menggunakan alat kompresor. Kuota itu ditetapkan Pemerintah sesuai dengan asesmen berdasarkan ikan yang bisa ditangkap para nelayan.

“Sekarang ini sudah banyak keluhan dari masyarakat nelayan di mana ikan yang ditangkap saat ini kecil semua. Kami menduga ada permasalahan di ekosistem,” ucapnya.

Terkait konservasi, lanjut Andi, saat ini ada sekitar 100.000 hektare lahan konservasi di Sumbawa yang terbentang dari pesisir timur hingga wilayah barat. Jadi, untuk konservasi tersebut itu merupakan kewenangan provinsi meskipun ada beberapa zona yang menjadi tempat aktivitas masyarakat.

“Di daerah konservasi juga termasuk dalam penanggulangan masalah sampah plastik karena itu menjadi persoalan yang dihadapi saat ini oleh pemerintah,” ujarnya.

Ia pun meyakinkan, pada prinsipnya Sumbawa sudah sangat siap dalam mendukung kebijakan ekonomi biru yang dicanangkan pemerintah pusat. Tentu upaya awal yang dilakukan pemerintah saat ini yakni penataan terhadap kawasan dan salah satu yang dilakukan yakni pengembangan di desa-desa.

“Kita kemarin sudah bertemu dengan 22 kepala desa di sepanjang kawasan Samota karena itu menjadi prioritas Provinsi dan mereka siap untuk mendukung program tersebut,” ujarnya.

Pola yang dilakukan terhadap 22 desa tersebut nantinya dengan pendekatan komoditas-komoditas unggulan. Dari komoditas unggulan tersebut nantinya Pemerintah akan menyusun tim pengelolaan dan pembangunan ekonomi biru.

“Kita akan membentuk tim pengelolaan dan pembangunan ekonomi biru di Sumbawa yang nantinya akan mengawal delapan klaster itu yakni budidaya, perikanan, penangkapan, konservasi, pariwisata, dan ekonomi biru terbarukan,” pungkasnya. (Red)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawal Harga Gas Elpiji 3 Kg, Pemda Sumbawa Ancam Cabut Izin Oknum Nakal

    Kawal Harga Gas Elpiji 3 Kg, Pemda Sumbawa Ancam Cabut Izin Oknum Nakal

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemkab Sumbawa mengusulkan mencabut dua pangkalan elpiji, diduga menjual gas elpiji 3 kilogram di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Sanksi tegas ini pasca pengusaha tidak menghiraukan surat peringatkan yang dikeluarkan pemerintah. “Surat usulan pencabutan sudah kita kirim ke Pertamina untuk diproses. Kami juga berkomitmen untuk memberikan atensi khusus terhadap persoalan gas elpiji […]

  • Sumbawa Susun SOTK UPT Uji Layanan Kompetensi

    Sumbawa Susun SOTK UPT Uji Layanan Kompetensi

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menargetkan penyusunan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) uji layanan kompetensi. “Penyusunan SOTK ini kami lakukan sebagai salah satu layanan di BKPSDM dan sedang kami kaji tentang kebutuhan itu dan koordinasi lebih lanjut dengan BKN juga terus kami lakukan,” […]

  • Pemda Sumbawa Upayakan Tingkatkan Capaian Akes Air Minum Masyarakat

    Pemda Sumbawa Upayakan Tingkatkan Capaian Akes Air Minum Masyarakat

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen mengejar target penyediaan akses air minum masyarakat sebesar 43 persen di tahun 2029. Salah satunya dengan melakukan rehabilitasi jaringan yang sudah berumur. “Realisasi capaian akses air minum kita baru mencapai 12,83 persen pada tahun 2025, dan kita terus berupaya pada tahun 2029 capaian akses air minum mencapai 43 […]

  • Dapur MBG di Desa Ngeru Mulai Dibangun

    Dapur MBG di Desa Ngeru Mulai Dibangun

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Peletakan batu pertama pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Ngeru, Kecamatan Moyo Hilir, resmi dilakukan pada Jumat (3/10). Kehadiran program ini diharapkan mampu mengoptimalkan sumber daya lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, menegaskan bahwa MBG merupakan salah satu […]

  • Bupati Sumbawa Tegaskan Pemda Komit Jaga Kelestarian Hutan

    Bupati Sumbawa Tegaskan Pemda Komit Jaga Kelestarian Hutan

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian hutan dan sumber daya alam. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Pelindungan dan Pengamanan Hutan, yang digelar di ruang rapat lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (19/9/2025). Rakor tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah […]

  • Geger Penemuan Bayi Laki-laki di Plampang, Diduga Dibuang Ibu Kandung

    Geger Penemuan Bayi Laki-laki di Plampang, Diduga Dibuang Ibu Kandung

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Warga Dusun Selanaru, Desa Prode SP 2, Kecamatan Plampang, Sumbawa, digegerkan oleh penemuan bayi laki-laki di belakang pekarangan rumah warga pada Selasa, 5 Agustus 2025, sekitar pukul 16.00 WITA. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sehat oleh salah satu warga yang hendak mengambil jaring di lokasi tersebut. Saksi berinisial O (39), seorang petani, […]

expand_less