Breaking News
light_mode
Trending Topik
Beranda » Pemerintahan » Maksimalkan Retribusi, Dinas KUKMIndag Sumbawa Akan Atur Tata Kelola Pasar

Maksimalkan Retribusi, Dinas KUKMIndag Sumbawa Akan Atur Tata Kelola Pasar

  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Perindustrian Perdagangan (Diskukmindag) Kabupaten Sumbawa, mencatat hingga triwulan pertama tahun 2026, realisasi pendapatan dari retribusi pasar baru 25,21 persen atau capaian masih rendah dari target yang ditetapkan Rp 2.767.716.000.

“Di triwulan pertama capaian kita baru di angka Rp 697.826.500, atau sekitar 25,21 persen. Capaian itu lebih rendah dari tahun lalu di angka 27,15 persen sebesar 1,94 persen dari target Rp 2.767.716.000,” kata Kadis KUKMindag melalui Kabid Pasar Arif Gunawan, Senin (4/5/26).

Argun sapaan akrabnya melanjutkan, meski terjadi penurunan, tetapi pihaknya optimistis target tersebut akan bisa terealisasi di akhir tahun mendatang. Bahkan pola pengawasan secara ketat akan diberlakukan untuk mengejar target tersebut terutama ke juru pungut.

Berdasarkan data ada 10 potensi pasar aktif yang dijadikan target retribusi daerah tahun 2026. Potensi pendapatan tersebut, juga telah dilakukan pemetaan baik itu dari retribusi sampah, pelataran, petak los, los permanen, kios sederhana, MCK, dan parkir tetap akan terus dimaksimalkan.

“Retribusi dari kios permanen kita masih dibawah 20 persen termasuk petak los sehingga kami akan tetap melakukan pengawasan secara intensif terhadap penyewa yang masih menunggak pembayaran,” ujarnya.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan atas realisasi retribusi triwulan tersebut. Diketahui penyebab menurunnya capaian realisasi retribusi dibandingkan tahun lalu, karena ada beberapa pedagang yang menunggak pembayaran dan ditemukan banyak kios yang sudah tutup.

“Penurunan retribusi dibandingkan tahun 2025 terdapat pada objek pelataran 38,68 persen, parkir 26,67 persen, kios sederhana 16,29 persen dan sampah 30,89 persen. Sehingga potensi tersebut akan terus kita maksimalkan di sisa waktu,” terangnya.

Argun tidak menampik, terjadi tren penurunan pendapatan dari retribusi pasar setiap tahunnya. Hal itu disebabkan beberapa los dan kios permanen ditinggal pedagangnya terutama di Pasar Seketeng serta maraknya pedagang keliling baik roda empat dan roda dua yang berjualan langsung di kantor-kantor dan perkampungan.

“Banyaknya pedagang keliling ini menjadi faktor menurunnya angka kunjungan langsung para pembeli ke pasar. Sementara pedagang tersebut hanya berkontribusi terhadap retribusi parkir saja,” jelasnya.

Terkait dengan kondisi tersebut, ia akan segera melakukan pengaturan tata kelola. Selain itu, perbaikan terhadap sarana dan prasarana penunjang operasional pasar juga akan terus dilakukan terutama fasilitas MCK yang dianggap masih sangat kurang saat ini.

“Meski kita masih banyak persoalan dan kendala, tetapi kami tetap optimis target retribusi yang ditetapkan akan mampu dicapai hingga akhir tahun,” ujarnya. (01)

  • Penulis: obygera

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Sumbawa Stabil Jelang Ramadhan

    Harga Sembako di Sumbawa Stabil Jelang Ramadhan

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • visibility 65
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Kurang dari satu bulan menjelang Bulan Suci Ramadan Tahun 2026, harga sembako di Kabupaten Sumbawa masih dalam kondisi stabil. Meski ada beberapa komuditas yang mengalami kenaikan harga, namun tidak begitu signifikan. Bedasarkan data Laporan Harga Dinas Koperasi Usaha Kecil Menangah dan Perdagangan (KUKMINDAG) Kabupaten Sumbawa hingga tanggal 26 Januari ini, harga beras […]

  • Menteri KP dan Bupati Sumbawa Tinjau Bantuan Fasilitas Nelayan di Pulau Bungin

    Menteri KP dan Bupati Sumbawa Tinjau Bantuan Fasilitas Nelayan di Pulau Bungin

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Bungin, Kecamatan Alas, Jumat (27/02/26) pagi. Kegiatan dipusatkan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Pulau Bungin dan disambut antusias masyarakat yang telah hadir sejak pagi hari. Dalam kunjungan tersebut, Menteri Trenggono didampingi Bupati […]

  • Pemda Sumbawa Atasi Masalah dengan Teknologi Insinerator

    Pemda Sumbawa Atasi Masalah dengan Teknologi Insinerator

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Pemerintah Kabupaten Sumbawa mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan sampah yang kian mendesak. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, memimpin rapat kerja sama pengelolaan sampah bersama PT. Cahaya Mas Cemerlang (PT. CMC) di ruang rapat Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (3/9). Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa beserta sejumlah […]

  • UPT PALD Sumbawa Perluas Kerjasama dengan Berbagai Pihak

    UPT PALD Sumbawa Perluas Kerjasama dengan Berbagai Pihak

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id –  Kepala UPTD PALD, Doni Hermawansyah, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperluas jangkauan pelayanan melalui sosialisasi dan kerja sama dengan berbagai pihak. “Kami sudah bekerja sama dengan PLN, PLTMG, dan Pertamina dalam pengelolaan limbah domestik. Rata-rata, limbah yang kami tangani mencapai 6 hingga 7 meter kubik per hari, setara dua rumah tangga, atau sekitar […]

  • Masih Terjadi, Dikes Sumbawa Imbau Masyarakat Waspadai HPR

    Masih Terjadi, Dikes Sumbawa Imbau Masyarakat Waspadai HPR

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Dinas Kesehatan (Dikes) Sumbawa, memastikan status Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies masih berlaku seiring masih ditemukannya kasus gigit Hewan Penular Rabies (HPR) di sejumlah wilayah termasuk korban meninggal dunia. “Per awal tahun 2026 ada dua kasus kematian akibat Rabies sehingga status kita masih KLB. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap […]

  • Pusat Pengembangan Ternak Kabupaten Sumbawa Dilirik Perusahaan Jepang

    Pusat Pengembangan Ternak Kabupaten Sumbawa Dilirik Perusahaan Jepang

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUMBAWA, Samotamedia.id – Kabupaten Sumbawa mulai dilirik sebagai salah satu calon pusat pengembangan peternakan sapi terintegrasi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan kunjungan resmi delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA) bersama sejumlah perusahaan Jepang ke Kantor Bupati Sumbawa, Rabu (24/9). Rombongan JICA diterima langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, didampingi jajaran Forkopimda […]

expand_less